Menata Hati, Menuai Kemuliaan Diri

memuliakan diriSetiap diri kita memimpikan sebuah nilai kemuliaan diri. Mau bukti? Sekedar ingin mengkonfirmasi, sayapun iseng-iseng lemparkan pertanyaan ringan pada Si Bungsu yang masih di bangku TK, ”sudah besar kamu mau jadi apa nak?”. Jawabnya standar, polos dan spontan layaknya anak-anak seusia mereka, ”mau jadi dokter!”. Mau bukti lain? Cobalah bertanya pada diri sendiri. Andapun pasti menjawab dengan angan-angan tinggi, ”muda kaya raya, tua sehat sejahtera, mati masuk surga”, luar biasa toh? Ayo segera aminkan saja. Aamiin YRA…

Inilah barangkali sebuah nilai yang kita sebut sebuah Kemuliaan Diri, impian setiap manusia. Tapi apakah kita ingin bertahan hanya sekedar sebuah impian? Tentu tidak. Oleh sebab itu :

”Untuk meraih kemuliaan diri, jalannya hanya ada satu pintu, ketuklah pintu hati kita, ajak bicara dan mari kita mulai menatanya”

Namun demikian patut kita sadari bahwa sesungguhnya manusia adalah mahluk yang banyak mendapatkan kemuliaan yang diberikan oleh Allah. Banyak kelebihan dan keistimewaan manusia dibandingkan mahluk lainnya, bahkan malaikat sekali pun.

Yang pertama adalah manusia ditiupi ruh

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur (QS.32:9)

Yang kedua diberikan kelebihan dibandingkan makhluq lain

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan (QS.17:70)

Yang ketiga ditundukan alam untuk manusia

Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguh nya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir (QS.45:12,13)

Sungguh kehormatan yang diterima manusia. Dibalik sifatnya yang lemah, bodoh, dan membutuhkan, namun Allah pun memberikan kemulian bagi manusia. Semua ini agar manusia bersyukur dan mau berfikir. Mari kita mulai menata hati, menuai kemuliaan diri……

Leave a Comment